Pages

Saturday, April 23, 2011

Fase Perjalanan Penyakit HIV/AIDS

Fase pertama
Fase dimana tubuh sudah terinfeksi HIV, gejala dan tanda belum terlihat jelas, kadangkala timbul dalam bentuk influenza, tetapi sudah dapat menulari orang lain. Fase ini dikenal dengan periode jendela (window period)

Fase kedua
Berlangsung sampai 2-10 tahun setelah terinfeksi HIV sudah positif tetapi belum menunjukkan  gejala-gejala sakit.  Orang ini dapat menularkan HIV kepada orang lain.

Fase ketiga
Mulai muncul gejala-gejala penyakit terkait dengan HIV seperti:
·         Keringat dingin berlebihan pada waktu malam
·         Diare terus menerus
·         Pembengkakan kelenjar getah bening
·         Flu tidak sembuh-sembuh
·         Nafsu makan berkurang
·         Berat badan terus menurun, yaitu 10% dari berat badan awal dalam waktu 1 bulan

Fase keempat
Pada fase ini kekebalan tubuh berkurang dan timbul penyakit tertentu yang disebut dengan infeksi oportunistik seperti :
·         Kanker kulit ynag disebut dengan sarkoma kaposi
·         Infeksi paru-paru
·         Infeksi usus yang menyebabkan diare terus menerus
·         Infeksi otak yang menyebabkan kekacauan mental, sakit kepala dan sariawan
·         Penurunan berat badan lebih dari 10%

Fase ketiga dan keempat disebut sebagai fase AIDS

HIV Tidak Menular

HIV tidak menular melalui :
  • Bersentuhan 
  • Berciuman, bersalaman dan berpelukan
  • Penggunaan peralatan makan dan minum yang sama
  • Kolam renang
  • Gigitan nyamuk
  • Tinggal serumah/hidup bersama
  • Duduk bersama dalam satu ruangan tertutup

Cara HIV menular

  1. Hubungan seksual (anal, oral, vaginal) yang tidak terlindung (tanpa kondom) dengan orang yang telah terinfeksi HIV 
  2. Jarum tindik/suntik/tato yang tidak steril dan dipakai bergantian 
  3. Peralatan dokter yang tidak steril, misalnya : peralatan dokter gigi 
  4. Mendapatkan transfusi darah yang mengandung HIV 
  5. Ibu HIV positif ke bayinya, waktu dalam kandungan, ketika melahirkan atau melalui ASI

Friday, April 22, 2011

Pengertian AIDS

AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Orang yang mengidap AIDS sangat mudah tertular berbagai macam penyakit, hal itu terjadi karena sistem kekebalan di dalam tubuh menurun.

Pengertian HIV

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah penyebab AIDS. HIV terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti di dalam darah, air mani, atau cairan vagina dan air susu ibu (ASI). Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh kita untuk melawan segala penyakit yang datang. Namun demikian orang yang tertular HIV tidak berarti langsung jatuh sakit. 

Seseorang bisa hidup dengan HIV dalam tubuhnya bertahun-tahun lamanya tanpa merasa sakit atau mengalami gangguan kesehatan yang serius. Lamanya masa sehat ini sangat dipengaruhi oleh keinginan yang kuat dari kita sendiri dan bagaimana kita menjaga kesehatan dengan pola hidup yang sehat. Walaupun tampak sehat, kita dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang tidak aman, transfusi darah atau pemakaian jarum suntik secara bergantian.
Ref : DEPKES RI (2009)

Thursday, April 21, 2011

Pengertian HIV

Pengertian HIV
H = Human (manusia)
I = Immune Deficiency (penurunan kekebalan tubuh)
V = Virus (makhluk sangat kecil yang berbahaya)


Setelah terinfeksi HIV, virus akan hidup dan bertambah banyak/berkembang. Terkadang seseorang terinfeksi HIV keliahatan sehat dan tidak ada gejala.